Selasa, 21 April 2020

pretest_VC4_3IA10_55417957_Tifani


DBMS memiliki peranan penting dalam Sistem basis data, untuk melakukan proteksi basis data memiliki 4 fungsi untuk proteksi basis data.
Sebutkan dan jelaskan secara singkat 4 fungsi tersebut

Untuk melindungi data, DBMS menyediakan sejumlah control, yaitu :
  • -          Pemulihan (recorvery)
  • -          Pengamanan (security)
  • -          Integritas (integrity)
  • -          Konkurensi (concurrency)


1.      Recorvery (pemulihan)
Upaya untuk mengembalikan keadaan basis data pada posisi semula sebelum terjadinya kegagalan.

2.     Security (pengamanan)
Pengamanan artinya melindungi data agar tidak dapat di akses oleh orang-orang yang tidak berhak dari berbagai tempat.

3.     Integrity (integritas)
Sebuah DBMS memastikan baik data didalam basis data maupun pengubahan data selalu memenuhi aturan. Integritas basis data berkaitan dengan kebenaran dan konsistensi dari data yang disimpan, dimana berkaitan dengan constraint yang merupakan aturan didalam basis data yang tidak dapat dilanggar.

4.     Concurrency (konkurensi)

Sebuah DBMS harus menyediakan mekanisme untuk memastikan basis data dilakukan update secara benar saat beberapa pengguna mengubah basis data secara bersamaan karena DBMS memungkinkan beberapa pengguna untuk mengakses shared data secara bersamaan.

Posttest_VC3_3IA10_55417957_Tifani


a. Pada Tahap Pemilihan DBMS : Sebutkan  dan jelaskan faktor untuk memperlancar pemilihan paket DBMS untuk system informasi dalam organisasi.
Faktor-faktor untuk memperlancar pemilihan DBMS :
Pemilihan DBMS berdasarkan beberapa faktor, beberapa hal teknis, ekonomi dan kebijakan organisasi. Faktor teknis berhubungan dengan ketepatan DBMS yang dipilih. Hal-hal yang harus dipertimbangkan secara ekonomi dan factor organisasi adalah ;
1.      Software acquisiton cost
2.      Maintenance cost
3.      Hardware acquisition cost
4.      Database creation and conversion
5.      Personal cost
6.      Training cost
7.      Operating cost
Beberapa faktor ekonomi dan organisasi yang berakibat pemilihan suatu DBMS:
a.       Organization-wide adoption of a certain
b.      Familiarity of personnel with the
c.       Availability of vendor service

b.  Jika diambil keputusan akan menggunakan DBMS Oracle pada sistem basis data yang baru dari
DBMS SqlServer pada sistem basis data yang lama, faktor apa saja yang harus dipertimbangkan dan jelaskan alasannya
Hal pertama yang harus di perhatikan yaitu faktor ekonomi, karena dari SQL Server yang gratis dan berbayar mempunyai fitur dan perbedaan yang khusus, tentu berbayar lah yang mempunyai penyimpanan yang lebih. Kemudian dari aspek hardware nya dalam pembuatan database dalam SQL Server dan Oracle itu berbeda dalam segi pemyimpanan/storage.

Pretest_VC3_3IA10_55417957_Tifani

Jelaskan mengapa pada tahap perancangan Konseptual dan tahap Perancangan Logik, tidak tergantung pada DBMS yang akan digunakan

Perancangan basis data secara konseptual merupakan upaya untuk membuat model yang masih bersifat konsep.

Perancangan basis data secara logis merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai(model relasional, hirarkis, atau jaringan). Namun sebagaimana halnya perancangan basis data secara konseptual, perancangan ini tidak bergantung pada DBMS yang akan dipakai. Itulah mengapa perancangan basis data secara logik terkadang disebut pemetaan model data. 

Kamis, 09 April 2020

Posttest_VC2_3IA10_55417957_Tifani Eka Riyanti

a. Sebutkan 6 tahap  perancangan basis data
Proses perancangan database terdiri dari 6 tahap:
  • Tahap 1, Pengumpulan data dan analisis.
  • Tahap 2, Perancangan database secara konseptual.
  • Tahap 3, Pemilihan DBMS.
  • Tahap 4, Perancangan database secara logika (data model mapping).
  • Tahap 5, Perancangan database secara fisik.
  • Tahap 6, Implementasi Sistem database.
b. Manakah dari 6 tahap tersebut sebagai aktifitas utama dalam proses      perancangan basis data ? Mengapa ?
Yang paling utama dalam perancangan database adalah pengumpulan data dan analisis karena untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, dan harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan yang baru beserta aplikasi – aplikasi.

c. Mengapa perancangan skema dan aplikasi dilakukan secara parallel ? 
Secara khusus proses perancangan berisikan 2 aktifitas paralel. Aktifitas pertama melibatkan perancangan dari isi data dan struktur database, sedangkan aktifitas kedua mengenai perancangan pemprosesan database dan aplikasi- aplikasi perangkat lunak.  
Dua aktifitas ini saling menjalin, misalnya : kita dapat mengidentifikasi data item yang akan disimpan dalam database dengan menganalisa aplikasi - aplikasi database. Dua aktifitas ini juga saling mempengaruhi satu sama lain. Misalnya : fase perancangan database secara fisik, pada saat kita memilih struktur penyimpanan dan jalur - jalur akses dari file - file database yang tergantung pada aplikasi - aplikasi yang akan menggunakan file - file tersebut.

d. Mengapa digunakan model data implementation-independent selama perancangan skema konseptual ?
Skema konseptual tidak tersedia sebagai stabil dari isi basis data. Pemilihan DBMS dan keputusan desain dapat berubah tanpa mengubah skema konseptual DBMS-Independet.

e. Mengapa diperlukan koleksi (Pengumpulan data) dan analisa kebutuhan 
Karena ini suatu tahap dimana kita melakukan proses identifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan dan dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinterkasi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para user yang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulin dan dianalisa.


Rabu, 08 April 2020

Pretest_VC2_3IA10_55417957_Tifani Eka Riyanti

Nama : Tifani Eka Riyanti
NPM  : 55417957
Kelas  : 3IA10
Universitas Gunadarma

Jelaskan mengapa perancangan basis data merupakan micro life cycle dari perancangan sistem informasi

Karena database merupakan komponen dasar dari sebuah sistem informasi dan pengembangan serta penggunaannya sebaiknya dipandang dari prespektif kebutuhan organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup sebuah sistem informasi berhubungan dengan siklus hidup sistem database yang mendukung.

Selasa, 07 April 2020

Posttest_VC1_3IA10_55417957_Tifani Eka Riyanti

Nama : Tifani Eka Riyanti
NPM  : 55417957
Kelas  : 3IA10
Universitas Gunadarma


Buatlah Notasi Spesialis dari Pegawai menggunakan EERD




Super-Kelas (Superclass)
• Entitas yang merupakan induk dari subclass-subclassnya.
• Contoh : Subclass SEKRETARIS, TEKNISI, SALES mempunyai superclass
PEGAWAI Sub-Kelas (Subclass)
• Subset dari suatu entitas yang dikelompokkan dalam pengertian tertentu yang perlu
disajikan secara eksplisit.
• Contoh : Entitas PEGAWAI mempunyai beberapa subclass seperti SEKRETARIS,
TEKNISI, AHLI


Pretest_VC1_3IA10_55417957_Tifani Eka Riyanti

Nama : Tifani Eka Riyanti
NPM  : 55417957
Kelas  : 3IA10
Universitas Gunadarma



Pengertian EERD
Model EERD (Enhanced Entity Relationship Diagram) berisi seluruh konsep ERD ditambah dengan konsep konsep yang berhubungan yaitu specialization dan generalization, model EERD menekankan pada superclass/subclass relationship yang  merupakan  hubungan antara superclass dan subclassnya. 


Kapan Menggunakan Model  EERD ?
Model EERD digunakan saat kebutuhan data untuk database dijelaskan dalam hal skala konseptual. Model EERD digunakan jika domain yang dimodelkan secara alamiah bersifat object – oriented, inheritance akan mereduksi kompleksitas perancangan.

Jumat, 29 November 2019

Optimasi Query

1. Menurut anda pentingkan melakukan  optimasi query dalam memanajemen  database?
        Penting, untuk menciptakan indeks - indeks yang baik dan benar.

2. Buat ringkasan dari materi SQL Tuning atau  Optimasi Queri.
 Optimasi Queri adalah suatu strategi penggunaan sumber sumber jalur query secara lebih efektif dan efisien dengan tujuan untuk seminimal mungkin total waktu yang digunakan ketika proses query berlangsung.
Faktor - faktor yang berpengaruh terhadap optimisasi  kecepatan akses data:
1. Optimasi perintah SQL.
     Dalam melakukan optimasi SQL, kita harus mempertimbangkan desain logik dan struktur penyimpanannya. Inti dari optimasi query adalah meminimalkan jalur untuk penemuan data dalam sistem penyimpanan.
2. Informasi jalur akses query.
    Pada database Oracle, informasi untuk melihat jalur akses yang digunakan untuk eksekusi database saat melakukan query dapat dilihat dengan menggunakan perintah explain plain.Informasi ini disimpan dalam tabel PLAN_TABLE yang terdapat di schema user yang mengeksekusi perintah tersebut.
3. Faktor Lain yang Berpengaruh Terhadap Kecepatan Akses Data
Faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data tidak hanya pada optimasi perintah SQL,tapi terhadap hal-hal lain yang berpengaruh.Faktor lain yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data yaitu optimasi aplikasi dan penggunaan cluster dan index.
Diantaranya adalah optimasi aplikasi dan penggunaan cluster index.

    3. Buat kesimpulan dari materi SQL Tuning atau   Optimasi Queri
       Kesimpulannya, optimasi Queri sangat penting. Dan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan akses data yaitu optimasi perintah SQL, informasi jalur akses query dan faktor lain yang berpengaruh terhadap kecepatan akses data.

OPTIMASI QUERI DAN SQL TUNING


OPTIMASI QUERI DAN SQL TUNING

 Optimasi Query adalah suatu proses untuk menganalisa query untuk menentukan sumber-sumber apa saja yang digunakan oleh query tersebut dan apakah penggunaan dari sumber tersebut dapat dikurangi tanpa merubah output.

Beberapa teknik optimasi query database yang dapat diterapkan untuk mengembangkan sistem yang lebih baik adalah sebagai berikut:
  1. Hindari mismatch tipe data untuk pengindeksan kolom
Kebanyakan orang menggunakan tanda kutip tunggal (dalam kondisi filter) terlepas dari tipe data yang mereka query. Hal Ini membuat oracle melakukan internal typecast ke tipe data yang dibutuhkan.
  1. Hindari fungsi pada kolom yang diindeks
Biasanya, kita melakukan identifikasi kolom yang paling sering di query kemudian dibuat index pada kolom tersebut. Tapi query kita menggunakan fungsi pada kolom yang terindeks. Hal ini akhirnya akan membatalkan tujuan menciptakan indeks pada kolom tersebut.
3.       Menentukan kondisi pada WHERE bukan pada HAVING
Ini bukanlah sebuah error. Jika filter dilakukan sebelum pengelompokan, maka semua data yang tidak perlu akan dikelompokan dan akhirnya data yang dibutuhkan akan difilter. Menerapkan filter sebelum pengelompokan akan menghindari sortasi dan pengelompokkan yang tidak perlu.
  1. Penggunaan join untuk mengganti inner query
Hal ini sebenarnya dianggap sebagai praktek yang buruk pada penulisan SQL, menulis hasil inner query pada tiap-tiap baris hasil query tabel utama.
  1. Menentukan tabel dengan ukuran paling kecil, pada urutan terakhir pada query join.
    Seperti yang kita lihat, menggunakan join menghasilkan hasil yang lebih baik daripada inner query. Kita harus mengurutkan tabel sedemikian rupa sehingga tabel terkecil akan ditentukan pada akhir di SQL, sehingga waktu oracle untuk membandingkan baris akan berkurang.

  1. Mengganti NOT IN dengan NOT EXISTS
Hal ini sama halnya dengan menghindari subquery.


SQL TUNING
Bagian terpenting pada tuning performansi database system adalah Tuning SQL statements. Adapun pada tuning SQL terdapat tiga langkah dasar :
1.                   Identifikasi SQL statements yang memegang andil besar pada sharing workload aplikasi dan system resources, dengan me-review history SQL execution yang telah lampau yang tersedia pada system.
2.                   Verifikasi bahwa execution plans yang diproduksi oleh query optimizer untuk statement-statement ini berjalan dengan baik.
3.                   Mengimplementasi corrective actions untuk men-generate execution plans pada peformansi SQL statement yang buruk sehingga menjadi lebih baik.

Ketiga langkah di atas diulang sampai performansi system mencapai tingkat kepuasan atau tidak ada lagi statement yang dapat di-tuning

Tujuan
Tujuan dari tuning sistem adalah untuk mengurangi waktu respon sistem terhadap end user, atau untuk mengurangi resource yang digunakan untuk memproses pekerjaan yang sama. Kita dapat memenuhi kedua tujuan ini dalam beberapa cara:
·                     Mengurangi Beban Kerja (Reduce the Workload)
·                     Menyeimbangkan Beban Kerja (Balance the Workload)
·                     Memparalelkan Beban Kerja (Parallelize the Workload)

Rabu, 09 Oktober 2019

IMPLEMENTASI GRAFIK KOMPUTER DALAM SUATU BIDANG KEHIDUPAN

Bidang Kesenian

Computer Art
Computer art (seni computer)adalah penggunaan komputer grafis untuk menghasilkan karya-karya seni. Seni komputer diperkenalkan pertama kali pada tahun 1963 oleh Joan Shogren dari San Jose State University yang menulis program berdasarkan prinsip kesenian.
Hasil dapat berupa kartun, potret, foto, layout media cetak, logo, lukisan abstrak, desain
interior atau eksterior, dan lain sebagainya. Contoh: Adobe Photoshop, Corel Painter, GIMP.

                                       


GIMP GNU Image Manipulation Program (GIMP) adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP berjalan pada dekstop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public Lisense dan open source. GIMP cocok untuk berbagai pekerjaan pengolahan gambar, termasuk perbaikan foto, penggabungan dan pembuatan gambar. GIMP memiliki berbagai kemampuan. Software ini dapat digunakan untuk program paint sederhana, program perbaikan foto berkualitas tinggi, sistem pemrosesan batch online, produksi massal render gambar, konverter format gambar dll). Saat ini GIMP sudah bisa dijalankan di GNU/Linux, Apple MacOS-X, Microsoft Windows, OpenBSD, NetBSD, FreeBSD, Solaris, SunOS, AIX, HP-UX, Tru64, Digital UNIX, OSF/1, IRIX, OS/2 dan BeOS.
Macam-macam kemampuan yang dimiliki oleh program ini adalah sebagai berikut:
  • Sekumpulan alat gambar, seperti kuas, pensil, kuas semprot, dll.
  • Manajemen/pengelolaan memori terpetak, sehingga ukuran gambar hanya dibatasi oleh ruang sisa pada disk
  • Sampling subpiksel untuk semua alat gambar
  • Dukungan lengkap untuk kanal alpha
  • Lapis dan kanal
  • Rangkaian prosedur untuk memanggil fungsi dalam Gimp dari program eksternal seperti script-fu
  • Penscripan tingkat lanjut
  • Alat bantu transformasi gambar seperti putar, skala, geser dan balik
  • Berbagai macam dukungan format file seperti gif, jpg, png, xpm, tiff, tga, mpeg, ps, pdf, pcx, bmp, dll.
  • Panggil, tampilkan, konvert, simpan ke dalam beragam format file
  • Alat-alat bantu yang dapat dipilih, seperti segiempat, elips, gambar bebas, fuzzy, bezier dan inteligen
  • Plug-ins yang menyediakan penambahan beberapa format file atau filter efek dengan mudah dan masih banyak lagi

 

Referensi :
http://muhamadaliyudin.blogspot.com/2016/03/apa-fungsi-aplikasi-gimp.html

PERKEMBANGAN HARDWARE KOMPUTER GRAFIK


Hardware atau perangkat keras adalah salah satu komponen dari sebuah computer yang bersifat alatnya bisa diraba secara langsung atau berbentuk nyata. Berdasarkan fungsinya, perangkat keras (hardware dibagi menjadi: input device (unit masukan), process device (unit pemrosesan), output device (unit keluaran), backing storage (unit penyimpanan), peripheral (unit tambahan). Kali ini saya mengambil unit keluaran (output device) yaitu monitor.





Monitor adalah output device/ alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar dan sebagai Interface atau layar visual yang menghubungkan antara manusia dengan komputer. Disinilah peran dari VGA atau graphic card dan software sistem operangkat kerasi bekerja. Sistem operangkat kerasi akan menampilkan display pada monitor, dengan kualitas display dan juga resolusi yang diatur oleh fungsi dari VGA atau Graphic Card.




Sejarah dan Perkembangan Monitor
Awal dari sejarah monitor komputer adalah dimulai dengan adanya VDT (The Video Display Terminal) yang berupa layar yang tergabung dengan keyboard dan dihubungkan ke komputer. Tahap perkembangan monitor komputer Fase Pertama terjadi pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman yang bernama Heinrich Geibler. Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan.
Tahap perkembangan kedua pada tahun 1888 atau 33 tahun setelah penemuan tabung sinar katoda, Ahli kimia asal Austria bernama Friedrich Reinitzer mengembangkan penemuan tabung dengan menemukan “Liquid Crystal”. Cairan ini memungkinkan monitor menampilkan visual yang lebih baik. Lalu pada tahun 1897, Karl Ferdinand Braun mengembangkan tabung Geissler dengan menggunakan osiloskop yang menghasilkan tabung Braun. Sebenarnya, Karl Ferdinand merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897.
Pada tahun 1931 di ajang Internasional Radio Show di Berlin, Manfred    Von Ardenne, ilmuwan dari Universal Knowledge memperkenalkan siaran televisi full electronic pertama buatannya. George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal yang menjadi dasar untuk pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan pada LCD sampai saat ini yaitu Crystal Cyan  generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar.
Pada awal tahun 1980-an IBM PC memunculkan monitor Color Graphics Adapter (CGA) dengan resolusi 160×200 sampai 640×200 dengan kemampuan 2 hingga 16 warna.  Monitor yang menjadi perhatian saat itu adalah Taxan Vision, sebuah layar warna 14 inci dengan resolusi 1000 x 1000 pixel dan sebesar 64 Hz.
Generasi monitor selanjutnya adalah Teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT, tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.
Generasi monitor selanjutnya adalah Teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT, tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi. Teknologi monitor LED memiliki banyak keunggulan dibandingkan LCD diantaranya adalah kemampuan menghasilkan gambar lebih halus dibandingkan LCD. Kedalaman warna pada LED yang tinggi dan hampir mendekati warna asli dibandingkan LCD. Kontras rasio yang cukup tinggi dibanding LCD.
Selanjutnya adalah Teknologi Monitor Plasma yang menggunakan teknologi gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kemudian yang sampai perkembanganya adalah Monitor Touch Screen Atau Touch Panels. Monitor touch screen sebenarnya sudah berkembang sudah tahun 1980an yang telah dipatenkan oleh oleh pihak – pihak tertentu namun hak paten tersebut telah berakhir dan sekarang teknologi monitor touschscreen sudah menjadi teknologi yang umum dan dapat bebas dikembangkan oleh pihak manapun.

Perkembangan                 


·         Tahun 1855 – Tabung Geibler
Pada fase pertama, Heninrich Geibler berhasil membuat vakum dalam tabung yang dilengkapi dengan pompa merkuri.

·         Tahun 1888 -  Sinar Katoda
Sinar katoda ditemukan Julius Plucker, seorang ahli matematika dan fisika dari Jerman, berhasil menemukan dan menggambarkan sinar katoda untuk pertama kalinya.

·         Tahun 1888 – Penemuan Liquid Crystal
Friedrich Reinitzer, ahli kimia dari Austria, menemukan fenomena kristal cairan. Ia membuat eksperimen dengan sebuah bahan yang memiliki dua titik cair.

·         Tahun 1897 – Tabung Braun
Karl Ferdinand Braun mengembangkan tabung sinar katoda dengan aplikasi pertama dengan menggunakan osiloskop.

·         Tahun 1930 – Siaran Full Electronic
Manfred Von Ardenne, ilmuwan universal knowledge berhasil membuat siaran televise full electronic pertama. Pada tahun 1931, ia memperkenalkan penemuan diajang internasional Radio Show di Berlin.

·         Tahun 1963 – Penemuan Liqui Crystal Cyan                                                      Biphenyl George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal  menjadi dasar untuk pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan pada LCD sampai saat ini yaitu Crystal Cyan Biphenyl.
·         Tahun 1969-1980  – TN-CGA-MDA                                                                 James Fergason mengembangkan teknologi Twisted Nematic (TN) yang mengontol light transfer dari liquid crystal. Kendala yang terjadi adalah resolusi monitor yang hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horizontal dan monokrom. Kemudian monitor yang telah dilengkapi TN diproduksi oleh pihak IBM PC dengan kemampuan Green Monochrome dengan tampilan yang lebih terang dan stabil. Awal tahun 1980-an IBM PC memunculkan monitor Color Graphics Adapter (CGA) dengan resolusi 160×200 sampai 640×200 dengan kemampuan 2 hingga 16 warna. CGA merupakan Graphic Card pertama dan standar display warna. Pada tahun yang sama, IBM PC memperkenalkan Monochrom Display Adapter (MDA) yang hanya bisa menampilkan teks sebanyak 80 kolom dan 25 baris.

·         Tahun 1984
IBM PC kembali memperkenalkan Graphics Adapter (EGA) dengan spesifikasi yang lebihi tinggi dari CGA. EGA dilengkapi dengan resolusi 640×350 dengan kemampuan 16 warna dengan kondisi stabil. EGA menggunakan Transistor Transistor Logic (TTL) yang menggunakan nomor diskrit spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Meskipun telah sangat using, EGA masih digunakan dibeberapa computer sebagai monitornya karena tampilannya yang stabil.
·         Tahun 1987                                                                                                                      IBM memperkenalkan tampilan standar Video Graphics Adapter (VGA). VGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) yang digunakan untuk menampilkan objek full color dengan intensitas yang tinggi. VGA kemudian menjadi standar grafis terakhir yang komersial diikuti oleh pabrikan. Hal ini terbukti dengan lahirnya generasi VGA seperti PGA, XGA adan SVGA yang menggunakan standar analog video dari VGA.
·         Pada 1990                                                                                                                   IBM memperkenalkan standar grafis Extended Graaphics Array  (XGA),    dengan resolusi 800×600 hingga 1024×768 dengan kemampuan 65 ribu hingga 16 juta warna. Generasi monitor selanjutnya yaitu Liquid Crystal Display atau yang kita kenal LCD menghasilkan Flat Panel Display dengan bentuk pipih dan kemampuan display dengan resolusi tinggi.
·         Tahun 2000 – Layar Datar untuk Home User
Monitor dengan layar datar tipis ini semakin terjangkau harganya bagi home user.
                                                                                                                
·         Tahun 2005 – Layar 3D PertamaToshiba memperkenalkan layar 3D pertama yang menawarkan efek 3D tanpa menggunakan alat bantu lainnya. Namun, mata harus pada posisi tertentu.

·         Di masa depan monitor adalah datar dan 3D. Perangkat CRT cepat atau lambat hanya digunakan untuk aplikasi khusus dan kemudian menghilang. Monitor 3D akan menjadi tren berikutnya. Nantinya, tanpa kacamata pun tampilan 3D sudah dapat dinikmati dari semua sudut pandang mata. Apa yang telah diperkenalkan oleh Toshiba pada tahun 2005 merupakan awal dari perkembangan baru. Saat ini hampir semua produsen besar telah melakukan penelitian dan membuat prototipenya.